Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Pancasila, pemikiran Bung Karno
Pancasila tidak bisa dilepaskan dari penggalinya, yakni Bung Karno. Sebab di dalam gagasannya, dasar negara dan ideologi bangsa kita memiliki sifat progresif. Jasa dan gagasan Bung Karno ini pernah mencoba dihilangkan oleh kekuasaan, melalui proyek Desukarnoisasi. Kini, setelah jasa beliau diakui kembali melalui penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, pemikiran Pancasila Bung Karno wajib disosialisasikan. Tanpa berpijak pada pikiran Sang Penggali, maka Pancasila hanya menjadi “butir-butir” kode moral yang normatif. Padahal sejak awal, Bung Karno merumuskan Pancasila sebagai ideologi revolusioner guna membangun peri-kebangsaan yang demokratis, - berkeadilan sosial dengan menjadikan ketuhanan sebagai dasar bagi bangunan keindonesiaan.
Ketersediaan
| BDT004282529 | 320.5 TIM p | My Library | Tersedia |
| BDT004292529 | 320.5 TIM p | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
320.5 TIM p
|
| Penerbit | koekoesan : Depok., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
viii, 77 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
320.5
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek |
-
|
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Tim Badan Legislasi dan Penelitian PDI Perjuangan
|
Informasi Lainnya
| Librarian |
Salsabila
|
|---|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






