Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Larung
Lalu aku mendengar, orang-orang menyebut ibumu gerwani. Ibumu memakai beha hitam dengan lambang bintang merah di satu pucuknya, palu arit di pucuk yang lain, kata mereka. la mengumpulkan perempuan-perempuan dan mengajar tari telanjang, dan mengirim wanita-wanita untuk merayu para prajurit dengan pinggul mereka agar percaya pada komunisme, bukan pada segala tuhan. Sembari bernyanyi genjer genjer. Tetapi aku tahu ibumu dan istri Nyoman Pintar kerap berada di bangsal dan mengajari sesama istri tentara membikin kclupat dan janur dari daun nyiur. Mereka semua pendatang. Dan daun genjer hanyalah sayuran yang membuat tinjamu lengket panjang.
Larung adalah kelanjutan Saman, novel karya Ayu Utami (KPG 1998). Pada awalnya, dua novel ini direncanakan sebagai sebuah buku berjudul Laila tak Mampir di New York. Dalam proses pengerjaan, beberapa sub plot berkembang melampaui rencana. Kini Saman dan Larung merupakan dwilogi yang masing-masing berdiri sendiri.
Ketersediaan
| BDT004582529 | 899.2213 UTA l | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899.2213 UTA l
|
| Penerbit | KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) : Jakarta., 2001 |
| Deskripsi Fisik |
vii, 260 hlm.; 14,5 cm x 20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9799023637
|
| Klasifikasi |
899.2213
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cet. 2: Januari 2002
|
| Subjek |
-
|
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ayu Utami
|
Informasi Lainnya
| Librarian |
Salsabila
|
|---|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






