Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Infinitesimal: How a Dangerous Mathematical Theory Shaped the Modern World
Buku ini menyajikan kisah epik tentang pertarungan konsep matematika yang mengguncang tatanan dunia lama dan membentuk dunia modern. Pada tanggal 10 Agustus 1632, lima pemimpin Ordo Yesuit berkumpul di Roma untuk menghakimi sebuah ide sederhana: bahwa sebuah garis kontinu tersusun dari bagian-bagian kecil yang tak terhingga jumlahnya. Doktrin ini kelak akan menjadi fondasi kalkulus, namun pada hari itu para hakim memutuskan bahwa ide tersebut dilarang. Dengan segoresan pena, mereka memicu perang untuk jiwa dunia modern . Buku ini membawa pembaca dari gejolak agama abad keenam belas hingga medan perang Perang Saudara Inggris dan konfrontasi sengit antara pemikir terkemuka seperti Galileo dan Hobbes
Ketersediaan
| BDT005732529 | 515.09 ALE i | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
515.09 ALE i
|
| Penerbit | Scientific American : New York., 2014 |
| Deskripsi Fisik |
352 halaman,24 cm
|
| Bahasa |
English
|
| ISBN/ISSN |
978-0-374-17681-5
|
| Klasifikasi |
515.09
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Edisi 1 (First edition)
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
Buku ini mengisahkan perdebatan sengit di Eropa abad ke-17 mengenai konsep matematika tentang "infinitesimal" (bagian terkecil yang tak terhingga)
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Informasi Lainnya
| Librarian |
Salsabila
|
|---|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






